Beranda / Uncategorized / Petrosea Bentuk Tiga Perusahaan Baru Lewat Anak Usahanya

Petrosea Bentuk Tiga Perusahaan Baru Lewat Anak Usahanya

Jakarta,Datatambang,- PT Petrosea,Tbk (PTRO) mengumumkan pembentukan tiga anak usaha. Anak usaha ini didirikan melalui ketiga anak usaha yang dimiliki secara langsung dengan kepemilikan saham 99% yakni PT Petrosea Infrastruktur Nusantara (“PIN”), PT Petrosea Engineering Procurement Construction (“PEPC”) dan PT Rekakarsa Karya Nusantara (“REKAN”).

Perseroan melalui PIN dan REKAN bersama-sama mendirikan anak usaha baru bernama PT Petrosindo Investama Sinergi (“PIS”). Perusahaan tercatat dalam Akta Pendirian No. 29 tanggal 28 Januari 2026 dan telah mendapatkan pengesahan pendirian dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui surat keputusannya No. AHU0008197.AH.01.01.TAHUN 2026 tanggal 29 Januari 2026.

PT Petrosindo Investama Sinergi didirikan untuk menjalankan kegiatan usaha di bidang jasa konsultasi manajemen dan perdagangan besar. Didalamnya juga termasuk pengelolaan dan pengendalian entitas usaha.

Kemudian PT Petrosindo Sinergi Alur Perseroan yang didirikan dua anak usaha PEPC dan REKAN.  Perusahaan ini tercatat dalam Akta Pendirian No. 31 tanggal 28 Januari 2026 dan telah mendapatkan pengesahan pendirian dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui surat keputusannya No. AHU0008205.AH.01.01.TAHUN 2026 tanggal 29 Januari 2026.

Perusahaan baru ini akan menjalankan kegiatan usaha di bidang pengelolaan dan konsultasi keuangan & asuransi. Anak usaha ini juga akan menjalankan aktivitas profesional di bidang jasa konsultasi manajemen, ilmiah dan teknis.

Perusahaan ketiga yang PT Petrosindo Sinergi Samudera yang didirikan PEPC dan REKAN. Perusahaan tercatat dalam Akta Pendirian No. 30 tanggal 28 Januari 2026. Perusahaan juga telah mendapatkan pengesahan pendirian dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui surat keputusannya No. AHU-0008199.AH.01.01.TAHUN 2026 tanggal 29 Januari 2026.

PSS akan menjalankan kegiatan usaha di bidang pengelolaan dan konsultasi keuangan & asuransi, serta aktivitas profesional di bidang jasa konsultasi manajemen, ilmiah dan teknis.

Sekretaris Perusahaan Anto Broto menjelaskan pendirian anak usaha baru Perseroan merupakan bagian integral dari rencana strategis pengembangan usaha operasional Perseroan. “Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur usaha dan menunjang kegiatan operasional utama. Juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja Perseroan secara berkelanjutan melalui optimalisasi kapabilitas dan sinergi di dalam grup,”tandas Anto Broto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Ditegaskan pula bahwa pendirian anak-anak usaha baru tersebut merupakan Transaksi Afiliasi yang wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.  Aksi korporasi ini juga tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham maupun penggunaan jasa penilai independent.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *