PT United Tractors Tbk (UNTR) terus menegaskan arah transformasi bisnisnya menuju sektor energi berkelanjutan. Terbaru, emiten alat berat dan energi ini meningkatkan eksposur investasinya di proyek panas bumi Rantau Dedap, Sumatera Selatan, melalui penambahan kepemilikan saham di PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD).
Langkah tersebut dilakukan melalui dua entitas anak usaha United Tractors, yakni PT Energia Prima Nusantara dan PT Supreme Energy Sriwijaya. Penambahan saham ini merupakan bagian dari penyertaan modal lanjutan yang dilakukan seluruh pemegang saham SERD, sehingga UNTR menyesuaikan kepemilikannya agar tetap berada pada porsi strategis.
Melalui PT Energia Prima Nusantara, United Tractors menambah kepemilikan saham sehingga porsi kepemilikan tidak langsung meningkat menjadi sekitar 20 persen. Sementara itu, PT Supreme Energy Sriwijaya juga melakukan aksi serupa yang membuat kepemilikannya berada di kisaran 25 persen. Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan tidak langsung United Tractors di proyek panas bumi ini kini melampaui 45 persen.
Dari sisi nilai, penambahan investasi yang dilakukan kedua entitas anak tersebut tercatat bernilai puluhan miliar rupiah. Manajemen menyampaikan bahwa aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan proyek panas bumi Rantau Dedap yang telah beroperasi secara komersial.
Proyek Rantau Dedap sendiri merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi berskala besar di Indonesia dengan kapasitas terpasang mendekati 100 megawatt. Fasilitas ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan bauran energi bersih nasional, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon di sektor ketenagalistrikan.
Manajemen United Tractors menegaskan bahwa penambahan penyertaan modal ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material sebagaimana diatur dalam ketentuan pasar modal. Meski melibatkan pihak terafiliasi, transaksi dilakukan sesuai praktik bisnis yang berlaku umum dan telah disampaikan secara terbuka kepada publik.
Penguatan posisi di sektor panas bumi sejalan dengan strategi jangka panjang United Tractors dalam melakukan diversifikasi bisnis. Selama beberapa tahun terakhir, perseroan secara aktif memperluas portofolio energi baru dan terbarukan, tidak hanya di panas bumi, tetapi juga di sektor energi bersih lainnya.
Dengan meningkatnya kebutuhan energi ramah lingkungan dan dukungan kebijakan pemerintah terhadap pengembangan EBT, investasi di proyek panas bumi dinilai memiliki prospek jangka panjang yang solid. Langkah United Tractors ini memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam beradaptasi dengan perubahan lanskap industri energi, sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.










